Green Radio Line,Pekanbaru - Delegasi Hat Yai City Municipality, Thailand, mengapresiasi pelibatan berbagai komunitas lokal dalam penyelenggaraan dan pengembangan program pembangunan berkelanjutan di Kota Pekanbaru.
Hal tersebut disampaikan Deputy Mayor Hat Yai City Municipality, Charinthon Patnantavech, saat mengikuti rangkaian kegiatan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) Green Cities Meeting di Pekanbaru, Kamis (6/8/2026).
Menurut Charinthon, salah satu hal yang paling menonjol dari Pekanbaru adalah keterlibatan berbagai komunitas dalam mendukung pelaksanaan kegiatan. Komunitas dari berbagai sektor diberikan ruang untuk berpartisipasi sesuai dengan bidang dan keahlian masing-masing.
“Yang paling menonjol dari Pekanbaru adalah pelibatan berbagai komunitas lokal dalam penyelenggaraan kegiatan,” kata Charinthon.
Ia menilai keterlibatan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan kota berkelanjutan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi dan masyarakat.
“Kolaborasi yang kuat antara pemerintah, organisasi, dan komunitas menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan berbagai program,” ujarnya.
Menurutnya, pendekatan kolaboratif tersebut dapat menjadi salah satu faktor pendukung dalam mewujudkan kota yang lebih hijau, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.
Selain menyoroti keterlibatan komunitas, Charinthon juga melihat adanya komitmen Pekanbaru terhadap pembangunan berkelanjutan melalui berbagai upaya yang ramah lingkungan.
Hal tersebut menjadi salah satu pembelajaran bagi delegasi Hat Yai dalam melihat bagaimana kota dapat melibatkan masyarakat dalam agenda pembangunan yang berorientasi pada keberlanjutan.
Di sisi lain, Charinthon mengatakan Pemerintah Kota Hat Yai juga tengah mendorong pembangunan rendah karbon sebagai bagian dari upaya mewujudkan kota yang berkelanjutan.
Sejumlah program yang dikembangkan Hat Yai antara lain transportasi umum berbasis kendaraan listrik, sistem manajemen lalu lintas pintar untuk meningkatkan efisiensi mobilitas, pembangunan gedung hijau, serta penerapan solusi berbasis alam untuk mengurangi dampak perubahan iklim.
Karena itu, menurut Charinthon, kolaborasi antar kota anggota IMT-GT penting untuk memperkuat implementasi berbagai program pembangunan perkotaan.
Pemerintah Kota Hat Yai berharap kerja sama antarkota dalam kawasan IMT-GT dapat diperkuat, terutama melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman terkait pembangunan kota yang berkelanjutan dan tangguh terhadap perubahan iklim.
“Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat implementasi berbagai program pembangunan perkotaan, memperluas pertukaran pengetahuan dan pengalaman, serta mempercepat upaya pembangunan kota yang berkelanjutan dan tangguh terhadap perubahan iklim di kawasan subregional IMT-GT,” kata Charinthon.
Ia menambahkan, Hat Yai merupakan salah satu kota di Thailand Selatan yang berkembang sebagai pusat ekonomi, perdagangan, bisnis, pendidikan, dan layanan kesehatan.
Dengan fasilitas yang lengkap, akses transportasi yang baik, serta beragam destinasi wisata dan kuliner, Hat Yai juga terbuka untuk dikunjungi masyarakat maupun mitra dari berbagai negara.
Charinthon juga mengundang masyarakat dan para mitra dari berbagai negara untuk melihat langsung perkembangan Hat Yai sekaligus membuka peluang kerja sama antarkota di masa mendatang.
Reporter : Sahrim M. Sihotang
Foto : GRL





