Newsroom    26 Juli 2025

Berdasarkan Data Peta Mangrove Nasional, Inhil memiliki Mangrove terluas, di Provinsi Riau

Green Radio Line, – Tembilahan, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menyebutkan Luas Mangrove di Provinsi Riau mencapai 231,438 Hektar. Dari luasan tersebut 131.658 berada di Indragiri Hilir, dengan demikian menjadikan Kabupaten Indragiri Hilir sebagai wilayah dengan luas mangrove terbesar di Provinsi Riau, hal tersebut disampaikan dalam sambutan Bupati Indragiri Hilir, pada pembukaan kegiatan Webinar Nasional, “Mangrove Talk : Menjaga Pesisir, Merawat Masa Depan, Cerita dari Indragiri Hilir”.Jum’at(26/07/2025) di Hotel Harmona Inn, kota Tembilahan.

Sambutan sekaligus dibuka  secara resmi oleh Asisten III Setda Inhil, H.Fajar Husein. Pada kesempatan tersebut ia juga menyebutkan ”Karena itu Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir memiliki arah kebijakan dan komitmen dalam Upaya konservasi Mangrove dan Pesisir di negeri seribu parit ini”. Ia menyinggung adanya program prioritas untuk pelestarian lingkungan yang dituangkan dalam RPJMD.

Sementara itu, sambutan dari Direktur Yayasan Mitra Insani, Helbert menyebutkan “Pentingnya menjaga mangrove diwilayah Pesisir, seperti di Kabuapaten inhil", menurutnya mangrove bukan hanya sebagai pelindung alami dari abrasi, tetapi juga sumber kehidupan bagi Masyarakat.

Kegiatan webinar diikuti baik secara daring maupun luring, dan menghadirkan narasumber salah satunya di datangkan dari Jakarta yakni Ir. Wiratno, M.Sc selaku  ahli Keaneka Ragaman Hayati & Konservasi, (Dirjen KSDAE periode 2017-2022), dalam pengantar webinarnya mengenalkan beberapa kawasan hutan yang ada di Idonesia dan Tipologi, kemudian ia menjelaskan bagaimana  kunci mengelola kawasan konservasi. Kemudian  Joko Yuni Purwanto,S.Hut Kepala KPH Mandah,menceritakan kondisi  di kuala selat, apabila  mangrove tidak diselamatkan maka akan merembet ke kebun kelapa,masyarakat dilanjutkan Herlen Ketua LPHD Berigi Raja, menyampaikan kegiatan pengelolaan Hutan Desa yang dilakukan kelompok, yang mendorong ekonomi lokal dan pemanfaatan hasil hutan bukan kayu (HHBK) sedangkan narasumber dari dalam jaringan online, ada Stephanie Juwana SH,LL.M dari (IOJI)

Webinar dimulai pukul 9.00 wib dipandu Livia Oktaviani Juri  dari Green Radio Line, diikuti sangat antusias oleh peserta yang hadir secara offline terdiri dari unsur Forkompinda,OPD Kabupaten Inhil, Akademisi, dan KTH.  Webinar ini  diselenggarakan oleh Yayasan Mitra Insani, dalam rangkaian kegiatan, “Mangrove Day 2025” dalam moment memperingati Hari Mangrove Sedunia, yang didukung oleh Indonesian Ocean Justice Inisative dan Blue Ventures. Masih ada beberapa rangkaian kegiatan yang sedang berjalan berkaitan hari mangrove, menurut informasi dari panitia, Siti diantaranya "Penanaman Bibit Mangrove bersama Pemilihan Putri Mangrove, Pameran & Bazar, Bakau Run dan hiburan lokal unuk kaum muda yang ada di Tembilahan",jelasnya.

Foto : Green Radio Line

Maton house blok D nomor 7 Jl Bakti VI, Kelurahan Tengkerang Barat
Phone: 082269559867
Copyright @2026. Green Radio Line